Friday, January 21, 2011

The Swimming City! Kota Masa Depan

Pernahkah Anda membayangkan kota terapung di laut ? Jauh dari keramaian dan keruwetan kota, melainkan seperti wonderland impian masa kanak-kanak dan tentu saja sejalan dengan konsep desain kota masa depan yang mesti ramah lingkungan. Seorang desainer mencoba menuangkan ide kota terapung itu dan memenangkan sebuah kontes desain mengenai kelautan.


"The Swimming City" didesain oleh Andras Gyorfi, bisa jadi adalah solusi terbaik untuk penggemar petualangan di laut atau mungkin bagi banyak orang yang memimpikan terbebas dari keruwetan hidup di kota untuk menikmati hidup yang simple di laut. Gyorfi - pemenang pertama kontes desain Seastead, berhasil menuangkan ide itu dengan baik. Desainnya meliputi fasilitas rekreasi seperti kolam renang yang luas, amphitheater outdoor, helipad, dan dermaga.



Konsep “The Swimming City” dengan nuansa warna soft earth dan taman di atas atapnya, seperti mimpi masa kanak-kanak seperti halnya kebutuhan masa kini untuk hidup ramah dengan lingkungan. Di tiap sudutnya, kota yang menyenangkan ini penuh dengan detil arsitektur yang bikin surprise. Tiap area dari wonderland terapung ini bisa dengan mudah diakses melalui jalan-jalan setapak yang cantik, demikian juga jendela-jendela bangunannya yang bentuk dan ukurannya bervariasi menambah karakter uniknya.



Untuk sekarang, kita hanya bisa membayangkannya saja, entah kapan konsep kota petualangan dan eksplorasi bebas stress ini akan diluncurkan.

The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th

eleh weleh.. sebagaimana sudah lama kita ketahui bersama sepakbola juga dimainkan kaum hawa. Tapi apa jadinya jika yang menggocek Jabulani adalah wanita yang sudah renta dengan usia di atas 59 tahun??? Tapi tak pernah terbayangkan oleh kita selama ini nenek nenek super buangetik masih sanggup berkompetisi meramaikan piala dunia nenek nenek.. hebat gan.. simak az foto foto aksi mereka..


The GoGo Grannies participate in an adidas football masterskills training session with Bafana player. Keren!! The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th [Galeri FOTO]

Tontonan unik lagi menarik tersebut terjadi di Lucas Radebe Soccer School yang terletak di Kota Johannesburg. Acara yang didukung oleh perusahaan aparel raksasa Adidas tersebut bertujuan untuk mengumpulkan dana yang akan disalurkan kepada Nelson Mandela Foundation Charity, 4664.

Meski sudah sangat renta — usia peserta acara yang bertajuk a GoGo grannies masterclass tersebut adalah 59 sampai 84 tahun — para nenek-nenek itu terlihat sangat antusias mengikuti semua acara yang digelar.


Keren!! The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th [Galeri FOTO]

Hebatnya, mereka melakukan itu semua seperti pesepakbola profesional. Di dalam ruang ganti mereka menyanyikan lagu pembangkit semangat, sedangkan di saat setelah masuk lapangan mereka berjejer berdiri rapih untuk melakukan pemanasan.

Usia yang sangat senja dan tubuh peserta yang hampir semuanya berukuran sangat besar memang membuat pergerakan nenek-nenek itu sangat terbatas. Namun saat berusaha menendang dan menggiring bola, mereka semua melakukannya dengan mimik sangat serius. Karena cuma eksebisi demi pengumpulan dana, lapangan nyang digunakan adalah lapangan futsal yang berukuran kecil.


Keren!! The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th [Galeri FOTO]

Nenek-nenek tersebut ternyata bermain sepakbola bukan karena dadakan lantaran ada event Piala Dunia atau kegiatan amal. Soalnya mereka ternyata sudah rutin menyepak si kulit bundar sejak tahun 2007, setelah sebelumnya secara rutin bertemu sejak 2002. Tim yang berasal dari Provinsi Limpopo tersebut bahkan punya jadwal tetap untuk menggelar latihan.

“Kami bermain setiap Selasa dan Kamis. Stadion selalu penuh jika kami main dan petugas keamanan sampai dibuat repot. Mereka menonton untuk menertawakan kami,” sahut Beatrice Tshabalala, salah seorang pemain yang merangkap sebagai juru bicara tim.


Keren!! The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th [Galeri FOTO]

Sebagai kelanjutan dari berbagai pertandingan yang sudah dijalani, dan animo masyarakat yang terlihat besar, rencananya tahun 2011 akan digelar semacam liga sepakbola khusus nenek-nenek. Kondisi tersebut memungkinkan karena di Propinsi Limpopo saja setidaknya ada 15 klub sepakbola nenek-nenek.

“Jika nantinya ada Piala Dunia untuk kami, siapa tahu kami bisa lebih baik dari Bafana-Bafana,” seloroh salah seorang nenek menyindir hasil buruk yang didapat anak didik Carlos Alberto Parreira, yang seri 1-1 melawan Meksiko dan kalah 0-3 dari Uruguay.



Keren!! The GoGo Grannies!! Piala Dunia Sepakbola Nenek Nenek 59 th – 84 th

Di Klik Ane Doain Lancar Rejeki! :)